Bukan Kolam Ikan Puisi - Rilisan #5

_____________________________
_____________________________

[1] Panjang Pendek
.....
Panjang cerita 
manifest ke
puisi yang 
pendek.
.....
_____________________________
_____________________________

[2] Bunga Tidur
.....
Bunga tidur layu sebelum
mekar di kelopak matamu 
yang doyan insomnia.

Kau setia terjaga, 
bahkan rela terpenjara 
gulana yang menyiksa 
dengan sederet ragu 
regu bersenjata tanya.

Apa?
mengapa?
bagaimana?
dan kapan terjawab sudah,
semua tanya?
.....
_____________________________
_____________________________

[3] (I'am)-be-(sin)
.....
Niatnya mengubah dunia.
sayangnya, aku ketiduran.
sudahkah tidur, sayang?
Angan yang kejauhan, 
ngoyo kedangsakan.
kelelahan kekalahan,
kesandung guling-bantal, 
isyarat tidur sebentar. 

ya gpp, wong cuma sebentar.
nggak sekarang,
entar kapan?
ya bisalah :
kapan-kapan. 
nggak perlu ngechat Mikail 
dan pertanyakan kepastian.
buru-buru ngapain, sayang? 

mari ikut aku, 
ngopi malam. 
biar nggak tidur lagi, 
melek menyala sampai pagi.
ngobrolin perkara ambisi 
yang lesu, bosen berapi-api.
.....
_____________________________
_____________________________

[4] Nutrisari Kelapa Muda
.....
banyak kepala ditanya.
banyak tanya di kepala.
di mana banyak kelapa? 
mau minum sedikit airnya.
.....
_____________________________
_____________________________

[5] Kertas A2
.....
Dia dua doa : 
Ah dan Ha!

Kamu mau adu Ah, 
atau adu Ha saja? 

Ah, jadi tertawan. 
mau lepas?
ya tertawa, Haha
.....
_____________________________
_____________________________