Bukan Kolam Ikan Isi Puisi - Rilisan #3

_____________________________
_____________________________

[1] Kepentung Kepentingan
.....
Hal yang penting 
nggak dipentingin.
yang nggak penting, 
dipenting-pentingin.
dan semuanya itu, 
sejatinya nggak penting!

Baik yang penting 
atau nggak penting, 
tak lebih dari sekedar 
kepentingan-kepentingan.
kepentingan yang 
mungkin penting,
mungkin nggak penting.

Tujuannya biar 
jadi yang penting 
dan menjauh dari 
yang nggak penting.
Dan semua kepentingan 
seringnya bikin pusing.
awas, nanti sinting!
.....
_____________________________
_____________________________

[2] Nitip Absen
.....
Debu jadi parem.
Rinso campur kopi.
Kuas sibuk gosok gigi.
Kanvas mumet mikirin pakem.

Kompor gas kehabisan 
kuota zoom meet.
Lemari menyimpan 
aib, rona dan lendir.

Hanger menggantung 
sublimasi mimpi.
Lampu kedap-kedip 
terjangkit animea.

Teh pahit mabuk laut, 
tenggelam dalam perut.
Charger mengisi 
wangi beras bulog.

Piring mencumbu mesra 
mie instan isi dua.
Karet mengikat komitmen 
asap mbako gayo hijau.

Dan namamu,  
nafas ngos-ngosan,
puisiku.
.....
_____________________________
_____________________________

[3] Perkara Kompleks
.....
Batal karna 
nggak butul.
Batil jelas 
nggak Betul.
.....
_____________________________
_____________________________

[4] Memikul Dengkul
.....
Kita hilang keseimbangan 
bareng kebimbangan bantal 
yang sempoyongan menahan 
bobot beratnya pikulan pikiran.
.....
_____________________________
_____________________________

[5] Pembatasan Kebudayaan Merokok Lvl. 1020304050607080901xxx
_____________________________
_____________________________

.....
hampir melarat, 
waktunya tirakat.
sebab kesunyian rekening 
teriakkan ritus sambat 
dari bulan ke bulan, 
kebul-kebulan lintingan.

budayakan mbako melinting,
sebelum chaos dan genting.
boikot khilaf yang sinting,
tolak dominasi fiksasi giting.

panjang umur jiwa-jiwa prihatin.
matilah kau keinginan sentimentil.
still prinsipil until stabil,
di aspal kerikil
rute jalan sepi-rituil.
.....