Ibu Jari yang Problematik - Serpihan Puisi #5

tuhan modernitas yang makin disembah malah bikin resah.

Dulu aku ketemu ibu jari 
yang berdandan beda-beda
dengan kostum warna-warninya.
Ibu jari ngacung ke atas,
memuji bilang kamu sip.
Ibu jari nuding ke bawah,
ngatain kau itu cemen.
Ibu jari diapit telunjuk-tengah,
kamu ngacengan, ya?
Ibu jari menekuk dalam
kepalan kolektif jari tangan,
itulah simbol perlawanan!

Jaman digital ibu jari
jadi doyan mageran.
saban hari kerjanya
cuma nyentuh qwerty.
Itu musabab ibu jari
kesurupan serigala post-mo
yang berani menentang status quo,
meski ia terkadang bego
kalau kesenggol ego
dan otaknya kesleo.

Tapi, tengoklah itu ibu jari
yang kadang linglung
bila berpapasan
dengan perasaan.
seberapa sering ibu jari
mengirim emoji love,
kiss and kembang,
sekedar iseng kala senggang
dikira kamu, beneran sayang?

Cie ibu jari bertepuk
sebelah tangan.

Ibu jari hampir sekarat,
namun enggan istirahat.
ia tak kuat berjarak
dari tuhan barunya.
tuhan modernitas
yang makin disembah
malah bikin resah.
Kini ibu jari blingsatan.
jerit penghabisan kuota
memekik diakhir bulan,
"Beli aku lagi, beli aku lagi!".
ibu jari nggak punya mooney,
ibu jari pasrah gigit jari.